Hidup itu seperti roda pedati.
Kadang ada di bawah.
Kadang melindas eek.
Kadang melewati genangan air kotor.
Kadang terjebak di lumpur.
Mencoba keluar darinya,
Memaksakan diri,
Hingga akhirnya malah merusak as.
Hidup itu juga seperti roda pesawat.
Melayang di langit.
Berada di antara awan.
Jauh dari eek, genangan air kotor dan lumpur.
Tapi akhirnya turun juga sih.
Menghempas keras ke permukaan bumi.
Hidup itu bisa seperti ban mobil yang dipakai untuk ngedrift.
Sat set sat set sampai botak.
Lalu akhirnya dibawa anak-mahasiswa untuk demonstrasi.
Dibakar di depan bapak-bapak polisi.
Hidup itu ya seperti itu.

Comments
Post a Comment