Jika Miyamoto Musashi hidup kembali di era modern Jepang, reaksinya mungkin akan campuran antara kekaguman, kebingungan, dan mungkin sedikit frustrasi. Berikut beberapa kemungkinan reaksi sang samurai legendaris:
1. Kekaguman pada Teknologi dan Kemajuan
Musashi yang berasal dari zaman Edo (abad ke-16 hingga ke-17) mungkin akan tercengang melihat kemajuan teknologi Jepang. Dari gedung pencakar langit di Tokyo, Shinkansen yang melesat lebih cepat dari kuda tercepat, hingga keberadaan robot dan AI, semuanya akan tampak seperti dunia lain baginya.
"Apakah ini sihir? Atau ilmu pengetahuan yang melampaui pemahaman manusia?"—Mungkin itulah yang akan dia pikirkan saat pertama kali melihat smartphone atau internet.
2. Kekecewaan pada Hilangnya Jiwa Samurai
Sebagai seorang ahli pedang dan filsuf, Musashi mungkin kecewa melihat bagaimana budaya samurai sudah hampir punah dan digantikan oleh kehidupan modern yang lebih damai dan kapitalistik. Konsep kehormatan dan disiplin ala bushido kini lebih banyak ditemukan di manga, anime, atau dojo yang digunakan untuk olahraga belaka.
"Di mana kehormatan seorang pejuang? Mengapa banyak orang lebih peduli dengan gaji bulanan daripada harga diri?"—Mungkin ia akan menggerutu melihat budaya kerja Jepang yang menekan.
3. Tertarik dengan Seni Bela Diri Modern
Musashi yang terkenal dengan aliran Niten Ichi-ryu (dua pedang) mungkin akan penasaran dengan perkembangan bela diri modern seperti judo, karate, atau bahkan MMA. Dia mungkin akan tertarik melihat bagaimana teknik-teknik baru berkembang dan bagaimana keahliannya bisa diterapkan dalam pertarungan modern.
"Orang-orang bertarung dengan sarung tangan? Tanpa pedang? Menarik..."—Mungkin dia akan mencoba masuk ke ring UFC atau K-1 hanya untuk membuktikan keunggulan tekniknya.
4. Kaget Melihat Budaya Pop Jepang
Bayangkan Musashi berjalan di Akihabara dan melihat para cosplayer, maid café, atau idol group yang berjoget di panggung. Dia mungkin akan mengira Jepang telah dikuasai oleh sekte aneh atau semacam festival yang tak ada habisnya.
"Jadi... para pria di sini lebih suka menggambar wanita daripada mencari pasangan sungguhan?"—Mungkin dia akan bingung melihat budaya otaku yang begitu besar.
5. Mungkin Akan Menjadi Motivator atau Influencer
Dengan pemikiran mendalamnya dalam The Book of Five Rings, Musashi bisa saja menjadi seorang pembicara motivasi atau influencer. Bayangkan dia memberikan seminar tentang strategi hidup dan filosofi bushido dalam dunia bisnis. Bisa jadi, dia akan menulis buku best-seller atau bahkan memiliki kanal YouTube yang membahas tentang kehidupan dan pertarungan.
Judul video: "5 Strategi Hidup ala Samurai untuk Sukses di Era Modern!"
Pada akhirnya, Musashi mungkin akan tetap menjadi seorang ronin di era modern—tidak terikat aturan, terus belajar, dan mengembangkan dirinya dalam dunia yang penuh perubahan. Entah dia akan menjadi pelatih bela diri, seorang filsuf, atau bahkan seorang samurai yang menyesuaikan diri dengan zaman, satu hal yang pasti: Musashi akan selalu mencari jalan untuk menguasai hidup, dengan atau tanpa pedang.

Comments
Post a Comment